banner tarq

banner tarq

Sabtu, 28 Februari 2015

Lantunan Suara Emas Cd Murottal Al Qur'an

Assalamualaikum,

Telah Hadir dihadapan anda sebuah produk terbaru dari sekolah tahfidz balikpapan, yayasan fiisabilillah, sekolah tarbiyatul qur'an,
Lantunan Suara Emas Murottal Al Qur'an 30 Juz
Hafidz cilik dari balikpapan
Ibrahim Hakim Al Hafidz
(sejak usia 8 tahun)

Miliki segera, CD murottal nya, berisi tentang murottal al qur'an 30 juz, bermanfaat  bagi anda, bagi anda seorang muslim pada umumnya, penghafal al qur'an, orang tua yang ingin mendidik anaknya menjadi para penghafal al qur'an.

produk CD ini tidak dipatok harga nya, kami memberikan kesempatan kepada para kaum muslimin, untuk menginfakkan dengan infak terbaik anda...!!!


hubungi 0812 1880 45 12 / wa

taufiq rahman, st

Kamis, 26 Februari 2015

Adab seorang muslim. Berilmu sebelum beramal dan berucap.

📖 Belajarlah Sebelum Anda Berkata dan Beramal

Imam Al-Bukhari rahimahullah membuat bab dalam kitab Shahihnya, :"Bab al-'ilmu Qablal Qauli wal 'Amal.", artinya bab: Berilmu sebelum berkata dan beramal.

Maksudnya, "Ilmu adalah syarat sahnya suatu ucapan dan perbuatan. Ucapan dan perbuatan tidak akan bermakna melainkan dengan berdasarkan ilmu. Ilmu lebih didahulukan dari pada keduanya (ucapan dan perbuatan). Karena ilmu akan meluruskan niat dan membuat amal perbuatan menjadi benar." (Ibnu Hajar, Fathul Bari, 1/160)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

ورأس الفضائل: العلم (الفتاوى 4/408 )

"Dan pangkal dari segala keutamaan adalah ilmu"

Dalam kesempatan yang lain beliau rahimahullah juga berkata:

من فارق الدليل ضل السبيل، ولا دليل الا بما جاء به الرسول صلى الله عليه وسلم ( مفتاح السعادة 1/ 119)

"Barangsiapa yang menjauhi petunjuk (dalil) maka jalannya akan tersesat, dan tidak ada petunjuk (yang benar) kecuali apa yang di bawa oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Demikian, wabillahi at-taufiiq.

✒ Andri Abdul Halim, Lc.
⏩ Sebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian pahalanya.

---------------------------
♻ Silsilah nasihat ke - 30
📝 WA Dakwah Jalyat Unaiza_Indo

Minggu, 22 Februari 2015

Petuah‬ petuah Nabi shallallahu alaihi wasallam

🌾 ‪#‎Petuah‬ petuah Nabi shallallahu alaihi wasallam#

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

احب الناس إلى الله أنفعهم للناس

Orang yang paling Allah cintai adalah yang paling bermanfaat untuk manusia.

وأحب الأعمال إلى الله عز و جل سرور يدخله على مسلم

Dan amal yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla kegembiraan yang ia masukkan ke hati muslim.

أو يكشف عنه كربة

Atau menghilangkan kesusahannya.

أو يقضى عنه دينا

Atau membayarkan hutangnya.

أو يطرد عنه جوعا

Atau mengusir kelaparannya.

ولأن أمشي مع أخ في حاجة أحب إلي من أن أعتكف في هذا المسجد شهرا

Aku berjalan bersama saudaraku untuk kebutuhannya, lebih aku sukai dari pada beri'tikaf di masjid ini selama sebulan.

ومن كف غضبه ستر الله عورته

Siapa yang menahan amarahnya, Allah akan menutupi aibnya.

ومن كظم غيظه ولو شاء أن يمضيه أمضاه ملأ الله قلبه رجاء يوم القيامة

Siapa yang menahan amarahnya padahal ia mampu melaksanakannya, maka Allah akan memenuhi hatinya dengan pengharapan pada hari kiamat.

ومن مشى مع أخيه في حاجة حتى تتهيأ له أثبت الله قدمه يوم تزول الأقدام

Siapa yang berjalan untuk memenuhi kebutuhan saudaranya sampai terpenuhi, maka Allah akan kokohkan kakinya di hari kaki-kaki terpeleset (dalam neraka).

وإن سوء الخلق يفسد العمل كما يفسد الخل العسل

Sesungguhnya akhlak yang buruk dapat merusak amal sebagaimana cuka merusak madu.

(HR Ath Thabrani dalam Al Mu'jamul Kabiir dan dihasankan oleh Syaikh Al AlBani dalam silsilah shahihah no 905).

Ditulis oleh Ustadz Badru Salam, Lc

Dj mart minimarket. Tarbiyatul quran

Assalamualaikum warohmatulloh wabarakatuh

Dear netter berikut kami share salah satu fasilitas dari tarbiyatul quran sekolah tahfidz balikpapan yaitu minimarket dj mart. Menjual berbagai macam snack minuman, kebutuhan sehari-hari. Biasa nya ramai diserbu anak2 pada waktu istirahat jam 9.30 dan jam pulang sekolah kebanyakan sebelum dzuhur. Harga nya terjangkau dan mengutamakan makanan untuk ibu dan anak.

Sekolah tahfidz tarbiyatul quran yayasan Fiisabilillah membuka pendaftaran bagi ibu2 dan bapak2 yang ingin menyekolahkan anak2nya.

Info pendaftaran bisa menghubungi bu maya

Wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Fwd: Dijual rumah murah di balikpapan jl. Pdam km8


Assalamualaikum,
Dear netter
Dijual murah rumah di balikpapan km 8 jl. Pdam.
Lokasi. Jl. Pdam perumahan yayasan Fiisabilillah balikpapan
Tipe rumah 36.
Luas tanah 50m2
Luas bangunan 36m2.
Kamar tidur 2
Kamar mandi 1
Dapur 1
Lokasi nyaman, rindang. ada lahan parkir mobil dan motor. Sangat dekat dengan masjid. Ada arena bermain dan lahan hijau. Ada perkebunan.
Harga. Rp. 250jt.
Hub. 085247214286 /wa.

Wassalamualaikum

Taufiq Rahman


Dijual rumah murah di balikpapan jl. Pdam km8

Assalamualaikum,
Dear netter
Dijual murah rumah di balikpapan km 8 jl. Pdam.
Lokasi. Jl. Pdam perumahan yayasan Fiisabilillah balikpapan
Tipe rumah 36.
Luas tanah 50m2
Luas bangunan 36m2.
Kamar tidur 2
Kamar mandi 1
Dapur 1
Lokasi nyaman, rindang. ada lahan parkir mobil dan motor. Sangat dekat dengan masjid. Ada arena bermain dan lahan hijau. Ada perkebunan.
Harga. Rp. 250jt.
Hub. 085247214286 /wa.

Wassalamualaikum

Taufiq Rahman

Renungan Bagi Para Suami Dan Calon Suami

☆ Renungan Bagi Para Suami Dan Calon Suami ☆

Suatu hari Malik bin Dinar melihat seorang laki-laki yang buruk sekali sholatnya.

Diapun berkata:  "Sungguh aku amat kasihan terhadap keluarganya. 

Lantas seseorang bertanya kepadanya, "Yang buruk adalah sholat orang ini, mengapa engkau justru mengkwatirkan keluarganya..?

Malik bin Dinar menjawab: "Dia orang tertua ditengah-tengah keluarganya dari dialah keluarganya akan belajar."

(Al Hilyah: 2/384)

Catatan:

Sebelum menikah kebanyakan pria sibuk mempersiapkan kemapanan lahiriah saja, sangat sedikit yang memperhatikan KEMAPANAN BATINIYAH. Padahal seharusnya dia mempersiapkan diri baik secara lahiriyah maupun batiniyah. Sebab dia bukan saja sebagi suami untuk istrinya ataupun Ayah bagi anak-anaknya. Tapi dia adalah nahkoda, murabbi, pendidik dan cermin hidup bagi keluarganya, baik dalam urusan duniawi maupun ukhrowi.

✏ Ditulis oleh Ustadz Aan Candra Thalib حفظه الله تعالى

-------
An-Nasihah  7439C4D5. 

     - - - - -〜¤✽¤〜- - - - - 

Sabtu, 21 Februari 2015

Ada Hikmah Allah Di Balik Tangisan Anakmu

❃ Ada Hikmah Allah Di Balik Tangisan Anakmu ❃
❁ قال إبن القيم الجوزية رحمه الله :
❈ ﺛﻢ ﺗﺄﻣﻞ ﺣﻜﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻓﻲ ﻛﺜﺮﺓ ﺑﻜﺎﺀ ﺍﻻﻃﻔﺎﻝ ﻭﻣﺎ ﻟﻬﻢ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﻨﻔﻌﺔ. ﻓﺈﻥ ﺍﻻﻃﺒﺎﺀ ﻭﺍﻟﻄﺒﺎﺋﻌﻴﻴﻦ ﺷﻬﺪﻭﺍ ﻣﻨﻔﻌﺔ ﺫﻟﻚ ﻭﺣﻜﻤﺘﻪ . ﻭﻗﺎﻟﻮﺍ ﻓﻲ ﺃﺩﻣﻐﺔ ﺍﻻﻃﻔﺎﻝ ﺭﻃﻮﺑﺔ ﻟﻮ ﺑﻘﻴﺖ ﻓﻲ ﺃﺩﻣﻐﺘﻬﻢ ﻻﺣﺪﺛﺖ
ﺍﺣﺪﺍﺛﺎ ﻋﻈﻴﻤﺔ .
❈ ﻓﺎﻟﺒﻜﺎﺀ ﻳﺴﻴﻞ ﺫﻟﻚ ﻭﻳﺤﺪﺭﻩ ﻣﻦ ﺍﺩﻣﻐﺘﻬﻢ ﻓﺘﻘﻮﻯ ﺍﺩﻣﻐﺘﻬﻢ ﻭﺗﺼﺢ ﻭﺍﻳﻀﺎ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﺒﻜﺎﺀ ﻭﺍﻟﻌﻴﺎﻁ ﻳﻮﺳﻊ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﺠﺎﺭﻱ ﺍﻟﻨﻔﺲ ﻭﻳﻔﺘﺢ ﺍﻟﻌﺮﻭﻕ ﻭﻳﺼﺎﺑﻬﺎ ﻭﻳﻘﻮﻯ ﺍﻻﻋﺼﺎﺏ . ﻭﻛﻢ ﻟﻠﻄﻔﻞ ﻣﻦ ﻣﻨﻔﻌﺔ ﻭﻣﺼﻠﺤﺔ ﻓﻴﻤﺎ ﺗﺴﻤﻌﻪ ﻣﻦ ﺑﻜﺎﺋﻪ ﻭﺻﺮﺍﺧﻪ.
📜 مفتاح ﺩﺍﺭ ﺍﻟﺴﻌﺎﺩﺓ ﺝ 1 ﺹ 279
৲৲৲৲৲৲৲৲৲৲৲৲৲৲৲
❁ Ibnul Qayyim Al Jauziyah rahimahullah berkata:
❈ "Kemudian perhatikan hikmah Allah Ta'ala pada anak-anak yang sering menangis dan manfaat yang terdapat padanya. Ini kerana para dokter menyaksikan manfaat begitu juga hikmahnya. Mereka berkata di dalam otak anak ada kelembapan, sekiranya ia dibiarkan maka ia akan menyebabkan berlaku perkara yang tidak baik.
❈ Maka tangisan mereka mencairkan kelembapan tersebut dan mengalirkannya dari otak mereka, maka otak mereka akan menjadi kuat dan sehat. Begitu juga tangisan dan jeritan mereka itu akan meluaskan saluran pernafasannya, membuka leher dan menguatkan urat saraf. Berapa banyak dari tangisan dan jeritan seorang anak yang kamu dengar hasilnya adalah manfaat dan maslahat (kebaikan).
📜 Miftah Daar As Sa'adah juz 1 hal 279
_____________________
◆ ASAF
✩ WhatsApp 'Allamaniy Diniy
علمني ديني
∼∼∼∼∼∼∼∼∼

didalam kitab syarhul mumti' (393/5) karya syaikh ibnu Utsaimin

bliau jg menyarankan utk dibiarkan nangis sejenak
hikmahnya agar dia bisa tenang,krn dia sdang mengeluarkan apa yg ada didalam hatinya
krn kl langsung didiamkan mk dia akan tertekan dan  merasa terkekang

copas:Ustadz Fauzan Abu Muhammad

-----------------------------
✳ Repost: WA Dakwah Jalyat Unaiza_Indo

Jumat, 20 Februari 2015

Murojaah Al Qur'an bersama Sekolah Tarbiyatul Qur'an adalah Sekolah Tahfidz di balikpapan


Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Sekolah Tarbiyatul Qur'an Yayasan Fiisabilillah adalah satu-satu nya sekolah tahfidz Al Qur'an di Balikpapan yang menerima siswa atau murid nya dari usia Balita, minimal 2 tahun.

kami mempunyai prinsip sebagaimana Rasulullah mengajarkan Al Qur'an sedini mungkin. Semakin muda anak tersebut, semakin mudah menyerap hafalan-hafalan Al Qur'an yang dibacakan ololeh gurunya.

Gambar diatas adalah salah satu kelas Tar-Q D, sedang melakukan aktivitas murojaah bersama.
Program menghafal Al Qur'an ini kami mulai dari Surat Al Fatihah, kemudian Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas kemudian langsung ke juz 30 awal surat yaitu surat An Nabaa dan seterus nya.

Kami membuka pendaftaran bagi rekan-rekan orang tua murid yang ingin mendaftarkan ke Sekolah Tahfidz tarbiyatul Qur'an Balikpapan, bisa langsung datang ke tempat kami, ke ruang Tata Usaha, bertemu dengan bu Maya, atau bisa via telpon untuk mengawalinya.

Mari kita cetak generasi para pencinta Al Qur'an, kita mulai sejak dini, dari anak-anak kita yang masih balita.

wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh





Kamis, 19 Februari 2015

Talk Show Rutin Di Radio IDC FM Balikpapan, Masjid Istiqomah

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Salah satu kegiatan Sekolah tarbiyatul qur'an adalah talk show setiap jum'at pagi di IDC FM Masjid Istiqomah Balikpapan. Para siswa dari masing-masing kelas mengikuti kegiatan tersebut.

Tema yang di bawakan berbeda-beda setiap minggu nya. Ada tema Cara mendidik anak mencintai al qur'an, wawancara dengan orang tua murid. Kurikulum di tarbiyatul qur'an, membentengi anak dari pengaruh buruk dari budaya barat, dan lain-lain.

Talk show ini diikuti tidak hanya murid-murid saja, orang tua murid dan guru-guru juga ikut dalam acara Talk Show Sekolah Tarbiyatul Qur'an di radio IDC FM Masjid Istiqomah Balikpapan ini.

Hadirnya peserta Talk Show tergantung Tema apa yang akan di bawakan dalam talk show tersebut.

berikut adalah beberapa dokumentasi ketika mengikuti acara talk show Sekolah Tarbiyatul Qur'an di radio IDC FM Masjid Istiqomah Balikpapan





 demikian semoga bermanfaat...

mari bergabung bersama kami...

Sekolah Tarbiyatul Qur'an membuka pendaftaran bagi yang ingin bergabung silahkan menghubungi kami.


☆ Muslim yang Cerdas ☆

☆ Muslim yang Cerdas ☆

Bakar bin Abdullah rahimahullah berkata

عن كنانة بن جبلة السلمي قال :
قال بكربن عبدالله : إذا رايت من هو اكبر منك فقل : هذا سبقى بالإيمان والعمل الصالح فهو خيرمني..
" Apabila engkau melihat orang yg lebih tua umurnya darimu, katakanlah : " Orang ini sudah mendahuluiku dalam beriman dan beramal shalih, maka ia tentu lebih baik dariku,"

وإذا رأيت من هو اصغر منك فقل : سبقته إلى الذنوب والمعاصي فهو خير مني..
Apabila engkau melihat orang yg lebih muda darimu, katakanlah ;
" Aku telah mendahuluinya dalam berbuat dosa dan maksiat, tentu ia lebih baik dariku...

وإذارأيت إخوانك يكرموك ويعظمونك فقل : هذا فضل أخذوابه
Apabila engkau melihat sahabat-sahabatmu yg memuliakan dan menghormatimu maka katakanlah :
" Ini adalah keutamaan yang akan ku pertanggung jawabakan.

وإذا رأيت منهم تقصيرا فقل : هذا ذنب اخدته.
Apabilla engkau melihat mereka meremehkanmu , maka katakanlah : " ini adalah akibat dosa yang pernah kulakukan "

(Shifatus shafwah, 3/248)

Semoga bermanfaat rekan semua

Jum'at mubarok

STRATEGI PANGLIMA SHOLAHUDDIN AL AYUBI HADAPI

STRATEGI PANGLIMA SHOLAHUDDIN AL AYUBI HADAPI SYI'AH
.
Oleh : Mahmud Budi Setiawan, Lc
Peserta PKU VIII UNIDA Gontor 2014

Sebagian orang mengenal namanya Shalahuddin Al-Ayyubi. Dalam bahasa Kurdi, ia dikenal sebagai Silhedine Eyubi, dan dalam dalam bahasa Parsina ia dikenal sebagai Selahuddin Eyyubi. Lahir pada 1137 atau 1138 Hijrah di Kurdi (Iraq), Shalahuddil Al-Ayyubi dikenal sebagai seorang anak bangsawan di mana ayahnya, Najm Ad-Din Ayyub adalah seorang gubernur atau penguasa di wilayah Baalbeak.

Ia mendapat latihan kemiliteran dari pamannya Asad Ad-din Shirkuh, seorang panglima perang untuk Nur Al-Din. Sebagai Pembebas Al-Quds, Palestina, dari cengkraman Pasukan Salib, banyak sisi menarik yang bisa diulas dari sosok kelahiran Kurdi ini. Salah satu contoh -tanpa mengurangi prestasi yang lain-, ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pembebasan Mesir dari Daulah tirani Syiah Fathimiah (909–1171M).

Dalam sejarah (baca: Siyaru A'lām al-Nubalā', karya Ad-Dzahabi, juz. 21, hal. 279) disebutkan bahwa ia bersama pamannya, Asad Ad-Dīn Shīrkūh, diutus Nuruddin Mahmud Zanki untuk membersihkan Mesir dari hegemoni Syiah Fathimiyah. Melalui peristiwa tersebut, pada tulisan ini akan dipaparkan secara ringkas bagaimana sikap Shalahuddin Al-Ayyubi terhadap Syiah.

Sebagai pijakan pada masalah ini, terlebih dahulu diceritakan secara kronologis peristiwa pra-pembebasan Mesir. Sebelum menguasai Mesir, Daulah Fathimiyah (Ubaidiyah) sudah berkuasa di daerah Maghrib (sekarang Maroko, Tunisia, Libya).

Selama berkuasa, mereka melakukan tindakan-tindakan yang sangat meresahkan. Di antaranya: sikap ghuluw (berlebihan) para da'i terhadap Ubaidillah Al-Mahdi (yang dianggap Nabi, bahkan Tuhan), berlaku dzalim terhadap orang Sunni, mengeksekusi setiap yang bersebrangan dengan pendapatnya, guru-guru Sunni dilarang mengajar, mencurigai dan melarang berbagai bentuk perkumpulan, melenyapkan karangan Ahlus Sunnah, membekukan beberapa syari'at, dan tindakan anarkis lainnya (baca:Shalāhuddīn al-Ayyūbi wa Juhūduhu fi al-Qadhā 'alā al-Daulah al-Fāthimiyah wa Tahrīru Baiti al-Maqdis, karya Syeikh Muhammad Shallābi).

Tak hanya itu, Syiah kerap kali membuat onar, merusak akidah umat, bahkan memecah-belah mereka. Ternyata, ketika menjadi penguasa di Mesir, tindakan mereka tak berbeda jauh dari sebelumnya. Inilah beberapa faktor yang mendesak Nuruddin Mahmud Zanki membebaskan Mesir dari pengaruh Syiah. Hal itu sangat logis karena kala itu Syiah ibarat 'duri dalam daging'. Misi pembebasan Al-Quds, akan senantiasa terhalang jika sekte ini tidak dibersihkan terlebih dahulu.

Momen yang ditunggu pun tiba. Shawar bin Mujīr Al-Sa'adi -yang dimakzulkan secara paksa dari kursi kepemimpinan- lari ke Damaskus meminta bantuan Nuruddin Zanki. Ia berjanji -kalau kembali memimpin- akan menjadi wakilnya di Mesir. Tak tanggung-tanggung, ia siap memberikan sepertiga pendapatan Mesir pertahun kepadanya.

Untuk mengemban misi besar ini, diutuslah Asad Ad-Dīn Shīrkūh, bersama Shalahuddin Al-Ayyubi. Singkat cerita, penguasa baru Mesir (Dhorghom bin Tsa'labah yang bekerjasama dengan Raja Amauri I) bisa dikalahkan. Setelah kembali berkuasa, ternyata watak asli Shawar tampak. Ia ingkar janji, memperlakukan tentara dengan tidak baik, bahkan mengusir Asad Ad-Dīn dan Shalahuddin beserta rombongannya.

Seperti inilah sikap Syiah di sepanjang sejarah. Ketika mereka dalam kondisi tertindas, lemah, mereka akan menjilat dan pura-pura bersahabat, namun ketika kuat, mereka akan bertindak semena-mena terhadap orang yang tak sependapat.

Pada ekspedisi awal ini, Asad Ad-Dīn gagal dalam membebaskan Mesir. Ia bersama Shalahuddin baru sukses menumbangkan Shawar pada ekspedisi militer ketiga (564H/1169M). Dengan segera, diangkatlah Asad ad-Dīn menjadi pemimpin. Tak lama setelah itu (2 bulan 15 hari), ia pun meninggal dan digantikan oleh Shalahuddin Al-Ayyubi.

Selama menjadi pemimpin, Shalahuddin melakukan beberapa kebijakan. Di antaranya adalah sikapnya terhadap kelompok Syiah. Shalahuddin tentulah seorang Sunni fanatik dan bermazhab Syafi'i. Tatkala berhasil merebut kekuasaan di Mesir, Shalahuddin berusaha keras untuk menyebarkan mazhab ini dan menjadikanya sebagai mazhab resmi menggantikan mazhab Syiah.

Ia juga berlaku tegas dengan tidak mempekerjakan prajurit Syiah di Mesir. Shalahuddin juga memerangi dan melawan ajaran-ajaran serta simbol-simbol mazhab Syiah, mengisolir ulama Syiah bahkan menghentikan ibadah-ibadah Syiah. Di antaranya adalah perayaan Asyura. Ungkapan "Hayya 'ala Khair al-'Amal" yang merupakan salah satu syiar mazhab Syiah juga dihapus dari azan. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 10 Dzulhijjah 565 ini dicatat juga dicatat kaum Syiah dalam kitab"Wadhiyyat-e Syi'ahyân Meshr dar 'Ashr Shalâhuddin Ayyûbi".

Untuk mengliminir Syiah, panglima yang dikenal sebagai Pembebas Baitul Maqdis atau Masjid al-Aqsha ini menginstruksikan supaya nama-nama para khalifah rasyidun yang merupakan simbol Ahlus Sunnah disebutkan dalam setiap khutbah. Juga pergantian hakim-hakim yang berasal dari Syiah dan menempatkan hakim-hakim bermazhab Syafi'i sebagai mengganti hakim Syi'ah agar fikih Syafi'i dijalankan di tengah masyarakat Mesir.

Shalahuddin sangat menentang orang-orang Syiah Mesir dan dengan menghancurkan simbol-simbol dan syiar-syiar Syiah, ia berusaha memberangus Syiah hingga ke akar-akarnya. Karena itu ia berusaha keras menyebarkan fikih Syafi'i dan menyebarluaskan mazhab Syafi'I sebagai ganti mazhab Syiah Ismaliyyah.

Selama berkuasa, setidaknya ada lima sikap Shalahuddin Al Ayyubi menghadapi kaum Syiah:

Pertama, meskipun ia tidak setuju dengan ideologi Syiah, tapi tetap berupaya memberi penyadaran, bahkan ia masih menggunakan cara-cara penuh hikmah (baca: al-nawādir al-sulthāniyah wa al-mahāsin al-yusufiyah, karya: Ibnu Syaddād).

Kedua, ia tidak mengubah Daulah Fathimiyah secara langsung, namun bertahap.

Ketiga, mengubah dengan cara persuasif melalui dialog intensif berdasarkan hujjah yang kuat.

Keempat, mendirikan dan memperbanyak madrasah-madrasah Sunni, sebagai upaya konkrit strategis untuk mengubah pandangan yang rusak.

Kelima, ketika mereka melakukan kudeta (seperti yang dilancarkan Umārah bin Ali), maka Shalahuddin menindaknya dengan tegas.

Akibat sikap tegas Shalahuddin ini, orang-orang Syiah sangat membenci panglima Islam yang ditakuti Barat sepenjang sejarah ini. Kaum Syiah bahkan tak pernah lupa bahwa Shalahuddin Al-Ayyubi adalah sosok yang dianggap melenyapkan Daulah Fathimiyah (kerajaan Syiah) di Mesir karena memberikan tempat bagi Ahlus Sunnah wal Jamaah. Tak heran, banyak usaha-usaha membunuh Shalahuddin Al Ayyubi.

Dari pengalaman sejarah Shalahuddin tersebut, ada banyak pelajaran yang berharga yang bisa dijadikan acuan dalam menyikapi Syiah:

Pertama, sebagai muslim kita harus tetap waspada terhadap Syiah. Di sepanjang sejarah, mereka kerap kali melakukan makar, kebohongan dan pemecahbelahan umat.

Kedua, persatuan antara Sunni dan Syiah sangat sulit –kalau tidak boleh dikatakan mustahil- diwujudkan. Di samping karena ideologi berbeda, mereka juga punya prinsipkitmān (menyembunyikan identitas) dantaqiyah (secara lahir mendukung, sedangkan batin memusuhi) (lihat: Ushulul-Kāfi, karya al-Kulaini, hal. 282,485).

Ketiga, mengubah dengan cara-cara persuasif dan bertahap.

Keempat, membuat langkah konkrit dengan mendirikan lembaga keilmuan sebagai benteng dari pengaruh ajaran Syiah, serta memperkuat basis keislaman dari berbagai aspeknya.

Kelima, mengonsolidasikan persatuan umat Islam, serta kaderisasi ulama.

Wallahu a'lam bi al-shawāb.

Anjuran mempersiapkan diri sebelum adzan berkumandang. Renungan di hari Jum'at

Sudah bangun saat azan Shubuh atau saat alarm berbunyi pada jam 4. Alarm diperhatikan, namun untuk dimatikan. Setelah itu, tidur dilanjutkan lagi hingga lewat dari waktu Shalat Shubuh.

Dari Abu Barzah Al Aslamiy, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat 'Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya." (HR. Bukhari no. 568 dan Muslim no. 647)

Muhammad Al Hishniy berkata, "Dimakruhkan tidur sebelum Isya dan berbincang-bincang setelahnya kecuali untuk jika ada kebaikan seperti saling mengulang pelajaran atau mengatur urusan yang bermanfaat untuk agama dan masyarakat. Tidak dibedakan antara perkataan yang makruh dan mubah." (Kifayatul Akhyar, hal. 125).

Apa hikmah sampai Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang tidur sebelum Isya'?

Kata Muhammad Al Hishniy, "Supaya tidak terus kebablasan dari waktu shalat." Oleh karenanya Ibnu Shalah pun berkata, "Larangan tidur sebelum waktu shalat seperti itu berlaku pula untuk shalat lainnya."

Nah, itulah yang kita saksikan pada sebagian orang yang bangun Shubuh. Ia sudah mengatur jam bangunnya dengan weakernya pada jam 4 pagi. Ia pun sudah bangkit mematikan weaker atau alarmnya tersebut. Namun nafsu jelek mendorongnya untuk kembali mengambil selimut dan melanjutkan tidur. Akibat tidur ini barangkali ia bangun ketika azan atau iqamah, baru beranjak pergi ke masjid. Namun tak sedikit yang biasa kebablasan sampai jam 6 pagi di mana sudah keluar dari waktu Shubuh. Saat itulah baru ia bangun dan mengerjakan shalat Shubuh. Wallahul musta'an.

Intinya, orang dalam kasus di atas sama saja bersengaja menunda shalat hingga keluar waktunya. Padahal diharamkan bagi seseorang mengakhirkan shalat seperti itu. Karena Allah Ta'ala berfirman,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

"Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS. An Nisa' : 103)

Orang yang bersengaja menunda shalat hingga keluar waktu terkena ancaman dalam ayat,

فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ (4) الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ (5)

"Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya." (QS. Al Maa'un: 4-5). Sa'ad bin Abi Waqash, Masyruq bin Al Ajda' dan selainnya mengatakan, "Orang tersebut adalah orang yang meninggalkan shalat sampai keluar waktunya."

Jangan jadi orang yang malas dalam menunaikan shalat terutama shalat Shubuh. Orang munafik punya sifat malas dalam shalatnya sebagaimana disebut dalam ayat,

وَلَا يَأْتُونَ الصَّلَاةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَى

"Dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas" (QS. At Taubah: 54).

Ibnu Hajar mengatakan bahwa semua shalat itu berat bagi orang munafik. Shalat 'Isya dan shalat Shubuh lebih berat bagi mereka karena rasa malas yang menyebabkan enggan melakukannya. Shalat 'Isya adalah waktu di mana orang-orang bersitirahat, sedangkan waktu Shubuh adalah waktu nikmatnya tidur. (Fathul Bari, 2: 141)

Hanya Allah yang memberi taufik pada kita untuk memperhatikan setiap shalat.semoga Alloh memudahkan untuk melakukan amal sholeh dihari ini.jumat 20/2/2015.

Selasa, 17 Februari 2015

Sambutan Dari Ketua Yayasan Dra. Hj. Wahidah


 Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

            Sebuah perjalanan yang begitu panjang. Bergelut dalam dunia pendidikan, sejak tahun 1992, bukan sekedar menekuni teori saja, tapi juga dengan menerjuni dunia pendidikan tersebut, berbagai upaya pendirian sekolah telah dilakukan, mulai dari yang sifatnya insidentil, seperti pesantren kilat, dari tingkat anak anak sampai dengan dewasa, kemudian dilanjutkan dengan Lembaga Pendidikan Islam Cendikia Terpadu (LPICT), dari Kelompok Bermain (KB) sampai dengan SMU, namun tetap saja belum menemukan sistem dengan pola yang pas untuk menunjang pencapaian cita-cita UU yang tertuang sebagai cita-cita pendidikan. Yang berbunyi:

“ Tujuan Pendidikan Nasional
          Adalah Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi serta peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis serta bertanggungjawab. (Pasal 3 UUD RI No. 20 Th. 2003 Tentang Pendidikan Nasional”)

          Saya menggaris bawahi dari undang-undang tersebut yaitu yang beriman dan bertakwa, (Klik Disini Pembahasan Saya Mengenai Iman dan Taqwa) Iman dan taqwa hanya dapat dicapai dengan merujuk kepada kepribadian para nabi, Nabi Muhammad Rosulullah SAW, adalah manusia yang beriman dan bertaqwa, sehingga segala sesuatunya harus kembali kepada Allah dan Rosulnya yaitu mengembalikan materi kurikulum pendidikan harus memiliki dasar-dasar Al-Quran.

          Untuk itu kami Yayasan Fii Sabiilillah membuat wadah pendidikan dengan Nama Sekolah Tarbiyatul Qur’an dengan maksud ingin meneladani Iman dan Taqwa pada pribadi Rosulullah SAW, karena hal yang demikian berprinsif mengedepankan Al-Qur’an murni bukan mengutamakan Science, sebagaimana pada brosur yang kami buat science menggantikan Al-Qur’an dalam dunia pendidikan kehidupan kita keseharian, itu sebuah tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan dihadapan Allah Subhanahu Wata’alaa.
          Membaca huruf Al-Qur’an saja sudah mendapatkan 10 kebaikan, sekarang kalau kita ganti itu kebaikan apa yang kita dapatkan, ini berupa pengalaman yang saya sebagai ketua Yayasan tidak bisa meneruskan pendidikan dengan kurikulum yang bukan Al-Qur’an.
          Akhirnya harapan kami, Mudah-mudahan dapat terwujudnya generasi Al Qur’an ; generasi yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia serta diridhoi Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiin

Wallahua’lam Bishowab
 
wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh
 
Salam Hangat, 
 
 
 
Dra. Hj. Wahidah