banner tarq

banner tarq

Minggu, 17 Mei 2015

Kentut Setelah Salam Pertama, Batalkah Shalatnya?

Kentut Setelah Salam Pertama, Batalkah Shalatnya?

Assalamualaikum ustadz, . Saya ingin bagaimana hukumnya kentut sesudah salam pertama dan sebelum salam kedua ( kemtut diantara kedua salam) apakah solatnya sah atau harus mengulang kembali.???

Jawaban:

Wa 'alaikumus salam

Bismillah was shalatu was salamu 'ala Rasulillah, amma ba'du,

Salam termasuk rukun shalat. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutnya sebagai tahlil as-shalah (yang menjadi batas halalkan antara shalat dengan aktivitas di luar shalat). Beliau bersabda,

مِفْتَاحُ الصَّلاةِ الطُّهُورُ ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ

Kunci shalat adalah bersuci, yang mengharamkannya takbir dan yang menghalalkannya adalah salam. (HR. Abu Daud 61, Ibn Majah 618 dan dishahihkan al-Albani).

Kemudian,

Menurut pendaat yang lebih kuat, salam yang statusnya rukun shalat adalah salam pertama, sedangkan salam kedua hukumnya sunah. Ada beberapa dalil yang menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melakukan salam sekali. Berikut diantaranya,

Pertama, hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, beliau menceritakan,

أن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كان يسلم تسليمة واحدة

"Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melakukan salam sekali." (HR. Baihaqi dalam al-Kubro 3107, at-Thabrani dalam al-Ausath 8473, dan yang lainnya)

Kedua, hadis dari Aisyah Radhiyallahu 'anha, beliau menceritakan tata cara shalat malam yang dikerjakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,

ثُمَّ يُسَلِّمُ تَسْلِيمَةً ثُمَّ يَرْفَعُ بِهَا صَوْتَهُ ، حَتَّى يُوقِظَنَا

"Kemudian beliau salam sekali, beliau mengeraskan suaranya, sehingga membangunkan kami." (HR. Ahmad 26030 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Dalam riwayat lain, Aisyah menceritakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَلِّمُ فِي الصَّلَاةِ تَسْلِيمَةً وَاحِدَةً تِلْقَاءَ وَجْهِهِ يَمِيلُ إِلَى الشِّقِّ الْأَيْمَنِ قَلِيلًا

Artinya:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan salam sekali ketika shalat ke arah depan dengan menoleh sedikit ke kanan." (HR. Turmudzi 297, Daruquthni 1368, dan dishahihkan adz-Dzahabi).

Berdasarkan hadis di atas, shalat yang statusnya rukun shalat adalah salam pertama. Artinya, ketika ada orang shalat yang hanya melakukan sekali salam, maka shalatnya sah.

Ibnu Qudamah menjelaskan tentang hukum salam dalam shalat,

والواجب تسليمة واحدة والثانية سنة قال ابن المنذر : أجمع كل من أحفظ عنه من أهل العلم أن صلاة من اقتصر على تسليمة واحدة جائزة، وقال القاضي : في رواية أخرى أن الثانية واجبة

Yang wajib adalah salam pertama. Sementara salam kedua hukumnya anjuran. Ibnul Mundzir mengatakan, 'Semua ulama yang saya kenal telah sepakat bahwa orang melaksanakan shalat yang hanya melakukan salam sekali, hukumnya boleh. Al-Qodhi Abu Ya'la mengatakan, 'Dalam riwayat lain – dari Imam Ahmad – bahwa salam kedua juga wajib.' (al-Mughni, 1/623).

Syaikh Muhammad as-Syinqithi dalam Syarh Zadul Mustaqni menjelaskan tentang rukun salam,

المراد به التسليمة الأولى، فلو أنه سلَّم التسليمة الأولى ثم أحدث فإن صلاته تصح وتجزيه

Yang dimaksud salam yang menjai rukun adalah salam pertama. Jika ada orang yang melakukan salam pertama, kemudian dia berhadats, maka shalatnya sah dan telah memenuhi kewajiban. (Syarh Zadul Mustaqni, 47/8).

Berdasarkan keterangan di atas, ngentut sebelum salam kedua tidak membatalkan shalat, karena shalat anda telah usai.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Sekolah tahfizh balikpapan tarbiyatul quran

Kamis, 07 Mei 2015

Siswa tarbiyatul quran nonton mtq

Assalamualaikm warohmatulloh wabarakatuh

Berikut kami lampirkan foto dokumentasi siswa ketika sedang menonton lomba musabaqah tilawatil qur'an atau yg lebih dikenal dengan singkatan mtq, pada tingkat kotamadya.
Perwakilan dari sekolah tarbiyatul quran balikpapan untuk perlombaan mtq adalah
1. Ibrahim hakim al hafizh untuk kategori 30juz
2. Fikri ahmad untuk kategori 5juz
3. Annisa untuk kategori juz 30

Semoga menjadi penyemangat bagi siswa yang lain dan para orang tua

Wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Taufiq rahman

Rabu, 29 April 2015

17 Kiat Menjadikan Anak Shalih

🌱🌱🌺 17 Kiat Menjadikan Anak Shalih  🌷🌱🌱

Orang tua tentunya menginginkan anak-anaknya menjadi anak yang shalih dan shalehah. Maka, -wahai para orang tua- lakukanlah kiat berikut ini, niscaya dengan izin Allah, putra putri Anda akan menjadi seorang anak yang shalih dan shalihah.

🍂 Ajarkan al-Quran dan sunnah NabiNya

🍂 Tumbuhkan kecintaaan kepada Allah dan RasulNya

🍂 Perintahkan mereka shalat di awal waktu

🍂 Ajak mereka (anak laki-laki) untuk shalat berjama'ah di masjid

🍂 Ajarkan kepada mereka tata cara ibadah yang benar

🍂 Didik, latih, dan arahkan serta biasakan mereka untuk senantiasa berdzikir, selalu merasa diawasi oleh Allah dan selalu tumbuh rasa takut kepadaNya

🍂 Biasakan mereka membaca doa sehari-hari

🍂 Biasakan mereka untuk melakukan adab-adab yang baik

🍂 Biasakan mereka untuk mengucapkan salam ketika masuk rumah

🍂 Pilihlah sekolah atau lembaga pendidikan yang baik untuk mereka

🍂 Bila mereka salah nasehatilah dengan penuh kelembutan dan sekali-kali dengan ketegasan dalam rangka mendidik, dan usahakan dengan rahasia (berdua), tidak di depan orang lain serta pilihlah waktu yang tepat. Janganlah segera memberi hukuman, tanyalah dulu sebab dan berilah solusi terbaik. Jika terpaksa memberikan hukuman pilihlah hukuman yang mendidik.  Ajarkan agar ia meminta maaf, dan berilah kesempatan untuk memperbaiki diri.

🍂 Latihlah mereka untuk bisa mandiri dan bertanggung jawab dengan cara memberi tugas yang mungkin bisa dilakukannya.

🍂 Hindarkan mereka dari teman yang buruk dan sarana-sarana yang dapat mengantarkan mereka terjerembab ke dalam keburukan.

🍂 Biasakan mengajak mereka untuk bersilaturrahim

🍂 Ajarkan mereka untuk saling tolong menolong sesamanya dalam kebaikan

🍂 Jadilah diri Anda teladan yang baik bagi mereka.

🍂 Berilah mereka nafkah dari sumber yang halal dan baik
_________________

(Sumber: Pesan ini disebarluaskan dari BB Dakwah Al-Sofwa PIN 24C805BD)

Tarbiyatul quran balikpapan
Sekolah tahfidz

Jumat, 24 April 2015

Fwd: 17 Kiat Menjadikan Anak Shalih

---------- Forwarded message ----------
From:
Date: Apr 25, 2015 5:31 AM
Subject: 17 Kiat Menjadikan Anak Shalih
To: My Blog <tfqabufaris.tarq@blogger.com>
Cc:

🌱🌱🌺 17 Kiat Menjadikan Anak Shalih  🌷🌱🌱

Orang tua tentunya menginginkan anak-anaknya menjadi anak yang shalih dan shalehah. Maka, -wahai para orang tua- lakukanlah kiat berikut ini, niscaya dengan izin Allah, putra putri Anda akan menjadi seorang anak yang shalih dan shalihah.

🍂 Ajarkan al-Quran dan sunnah NabiNya

🍂 Tumbuhkan kecintaaan kepada Allah dan RasulNya

🍂 Perintahkan mereka shalat di awal waktu

🍂 Ajak mereka (anak laki-laki) untuk shalat berjama'ah di masjid

🍂 Ajarkan kepada mereka tata cara ibadah yang benar

🍂 Didik, latih, dan arahkan serta biasakan mereka untuk senantiasa berdzikir, selalu merasa diawasi oleh Allah dan selalu tumbuh rasa takut kepadaNya

🍂 Biasakan mereka membaca doa sehari-hari

🍂 Biasakan mereka untuk melakukan adab-adab yang baik

🍂 Biasakan mereka untuk mengucapkan salam ketika masuk rumah

🍂 Pilihlah sekolah atau lembaga pendidikan yang baik untuk mereka

🍂 Bila mereka salah nasehatilah dengan penuh kelembutan dan sekali-kali dengan ketegasan dalam rangka mendidik, dan usahakan dengan rahasia (berdua), tidak di depan orang lain serta pilihlah waktu yang tepat. Janganlah segera memberi hukuman, tanyalah dulu sebab dan berilah solusi terbaik. Jika terpaksa memberikan hukuman pilihlah hukuman yang mendidik.  Ajarkan agar ia meminta maaf, dan berilah kesempatan untuk memperbaiki diri.

🍂 Latihlah mereka untuk bisa mandiri dan bertanggung jawab dengan cara memberi tugas yang mungkin bisa dilakukannya.

🍂 Hindarkan mereka dari teman yang buruk dan sarana-sarana yang dapat mengantarkan mereka terjerembab ke dalam keburukan.

🍂 Biasakan mengajak mereka untuk bersilaturrahim

🍂 Ajarkan mereka untuk saling tolong menolong sesamanya dalam kebaikan

🍂 Jadilah diri Anda teladan yang baik bagi mereka.

🍂 Berilah mereka nafkah dari sumber yang halal dan baik
_________________

(Sumber: Pesan ini disebarluaskan dari BB Dakwah Al-Sofwa PIN 24C805BD)

Tarbiyatul quran balikpapan
Sekolah tahfidz

Sabtu, 11 April 2015

Audisi Hafizh Quran Trans 7 se Kalimantan hadir di balikpapan sekolah tahfidz tarbiyatul quran

Dibuka audisi Hafizh Quran Trans 7 se Kalimantan. Kerjasama sekolah tarbiyatul quran balikpapan dan ar rahman quranic learning center (aql) pimp. Ust bachtiar nasir 18 sd 19 april 2015.kriteria usia 4 sd 8 thn, min. Hafal juz 29 dan 30.
Sekolah tarbiyatul quran balikpapan jl. Ars. Muhammad no 2 rt 29 klandasan ulu Balikpapan kota
Telp.0542 422692 atau 0812 1880 45 12 /wa (taufiq rahman).

Mohon sebarkan semoga menjadi jalan kebaikan bagi kita semua.

Jumat, 10 April 2015

Pertemuan dan tausiyah wali murid sekolah tarbiyatul quran balikpapan

Assalamualaikum
Berikut adalah dokumentasi pertemuan wali murid dengan ketua yayasan ibu dra. Hj. Wahidah dan kepala depag balikpapan. Yang di moderator i oleh bpk. Dr. Abdul Hakim spkk.
Pembahasan tentang bagaimana bahagianya hidup dibawah naungan al qur'an.
Intisarinya adalah menekankan bagaimana semua itu bermuara dari al qur'an. Dari semua segi kehidupan, seperti pendidikan, politik, bersosial, dsb.
Semua sudah tercantum dalam alquran dan sudah sempurna diajarkan oleh rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Tinggal kita mengikuti dan menapaki jejak beliau sebagaimana para salafusholeh mengikuti beliau.

Semoga bermanfaat Wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Senin, 06 April 2015

Pertemuan Orang tua / wali murid sekolah tarbiyatul qur'an balikpapan dengan ketua yayasan Dra. Hj. Wahidah


Assalamualaikum
Berikut adalah dokumentasi pertemuan wali murid dengan ketua yayasan ibu dra. Hj. Wahidah dan kepala depag balikpapan. Yang di moderator i oleh bpk. Dr. Abdul Hakim spkk.
Pembahasan tentang bagaimana bahagianya hidup dibawah naungan al qur'an.
Intisarinya adalah menekankan bagaimana semua itu bermuara dari al qur'an. Dari semua segi kehidupan, seperti pendidikan, politik, bersosial, dsb.
Semua sudah tercantum dalam alquran dan sudah sempurna diajarkan oleh rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Tinggal kita mengikuti dan menapaki jejak beliau sebagaimana para salafusholeh mengikuti beliau.
Semoga bermanfaat Wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh