banner tarq

banner tarq

Selasa, 16 Juni 2015

Menyambut Ramadhan

#Menyambut Ramadhan
-------
Saudaraku seiman, beberapa hari kedepan kita Insyaa Allah akan menyambut bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan yang memiliki banyak keberkahan, keutamaan dan berbagai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya.

Keberkahan pertama, adalah bahwa puasa Ramadhan merupakan penyebab terampuninya dosa-dosa dan terhapusnya berbagai kesalahan.

Keberkahan kedua, pada bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam lailatul Qadar.

Keberkahan ketiga, pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup dan syaitan-syaitan dibelenggu. Sebagaimana yang terdapat dalam hadits.

Dan masih banyak lagi keberkahan yang lainnya.

Saudaraku seiman, terakhir nasehat dariku bahwa sebaik-baik persiapkan untuk menyambut datangnya bulan istimewa ini yaitu dengan ilmu.

Mari kita persiapkan, baca pahami dan amalkan.
Panduan Ramadhan dapat di unduh disini >> http:/bit.ly/panduan-ramadhan

Mudah2an Allah menerima segala amal ibadah kita, dan menjadikan kita termasuk hambanya yang bertaqwa.

Mudah-mudahan bermanfaat, dan silahkan dishare | Pin: 53755a1e
------
www.tausiyahagama.com

Tarbiyatul quran balikpapan

Rabu, 10 Juni 2015

Rasulullah Memulai Dakwahnya dengan Tauhid

Rasulullah Memulai Dakwahnya dengan Tauhid

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memulai dakwahnya sama persis dengan para Nabi sebelum beliau, yaitu memulai dari aqidah tauhid. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallammengawali dakwahnya dengan menyeru umatnya agar mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah Ta'ala semata, yang merupakan inti dari kalimat tauhid "laa ilaaha illallah". Tidak pernah terlintas dalam pikiran beliau shallallahu 'alaihi wa sallam untuk memulai dakwahnya dengan selain dasar yang agung tersebut. Beliau terus-menerus menyerukan dakwah tauhid ini sepanjang periode kerasulan beliau selama 13 tahun di kota Mekah. Beliau tidak pernah merasa lelah dan bosan, beliau senantiasa bersabar terhadap setiap gangguan dan rintangan di jalan dakwah tauhid tersebut. Selama di Mekah, beliau tidaklah mewajibkan syari'at-syari'at dan rukun Islam kecuali shalat pada tahun ke sepuluh dari periode kerasulan. Meskipun beliau juga menyerukan kepada umatnya kepada akhlak yang mulia, menyambung tali persaudaraan, jujur, dan memelihara kehormatan diri, akan tetapi yang menjadi sentral dakwah dan titik perselisihan antara beliau dengan umatnya adalah dakwah kepada aqidah tauhid.

Allah Ta'ala telah memerintahkan kepada beliau shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menegakkan dasar tauhid yang agung ini. Hal ini dapat kita cermati dari beberapa ayat berikut ini.

Ayat pertama, Allah Ta'ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ

"Sesunguhnya kami menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik)." (QS. Az-Zumar [39]: 2-3).

Ayat ke dua, Allah Ta'ala berfirman,

قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ (11) وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ (12) قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ (13) قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَهُ دِينِي (14)

"Katakanlah,'Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri'. Katakanlah,'Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Rabb-ku'. Katakanlah,'Hanya Allah saja yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku.'" (QS. Az-Zumar [39]: 11-14).

Ayat ke tiga, Allah Ta'ala berfirman,

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (162) لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ (163)

"Katakanlah,'Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. Dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).' " (QS. Al-An'am [6]: 162-163).

Adapun dari As-Sunnah, maka banyak kita dapatkan keterangan yang menunjukkan bahwa beliau shallallahu 'alaihi wa sallammemulai dakwahnya dengan tauhid, dan menutup dakwahnya dengan tauhid pula. Beliau terus-menerus memegang teguh dakwah tauhid tersebut di sepanjang kehidupan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam. Di antara hadits yang menunjukkan hal itu adalah:

Hadits pertama, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyerukan kepada umatnya,

« يَا أَيُّهَا النَّاسُ قُولُوا لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ تُفْلِحُوا »

"Wahai manusia, katakanlah 'laa ilaaha illallah', niscaya kalian akan beruntung." [1]

Hadits ke dua, dari 'Amr bin 'Abasah As-Sulami radhiyallahu 'anhu, beliau berkata,"Saat aku di masa jahiliyyah, aku menyangka bahwa manusia berada dalam kesesatan. Mereka tidaklah memiliki sesuatu apa pun, mereka menyembah berhala. Aku pun mendengar ada seorang laki-laki di Mekah yang menyampaikan berita-berita. Maka aku pun pergi ke sana dan mendatanginya. Saat itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang bersembunyi dari kejahatan kaumnya. Aku pun berjalan perlahan sampai bisa menemuinya di Mekah. Kemudian aku bertanya kepada beliau,'Siapakah Engkau?' Beliau berkata,'Aku seorang Nabi'. Aku bertanya,'Apakah Nabi itu?' Beliau menjawab,'Aku diutus oleh Allah'. Aku bertanya lagi,'Dengan apa Engkau diutus?' Maka beliau menjawab,

« أَرْسَلَنِى بِصِلَةِ الأَرْحَامِ وَكَسْرِ الأَوْثَانِ وَأَنْ يُوَحَّدَ اللَّهُ لاَ يُشْرَكُ بِهِ شَىْءٌ »

"Aku diutus untuk menyambung tali persaudaraan, menghancurkan berhala, danagar mentauhidkan Allah serta tidak menyekutukannya dengan sesuatu apa pun."[2]

Hadits ke tiga, dalam beberapa pertanyaan Raja Heraklius kepada Abu Sufyan ketika masa perjanjian Hudaibiyah. Heraklius menanyakan tentang keadaan Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam,"Apa yang diperintahkan kepada kalian?" Aku (Abu Sufyan) berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

اعْبُدُوا اللَّهَ وَحْدَهُ ، وَلاَ تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ، وَاتْرُكُوا مَا يَقُولُ آبَاؤُكُمْ ، وَيَأْمُرُنَا بِالصَّلاَةِ وَالصِّدْقِ وَالْعَفَافِ وَالصِّلَةِ

"Sembahlah Allah semata, dan janganlah menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.Tinggalkanlah perkataan nenek moyang kalian! Beliau memerintahkan kami untuk mengerjakan shalat, jujur, menjaga kehormatan diri, dan menyambung persaudaraan." [3]

Betapa kokohnya pengaruh dakwah tauhid Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam hati Abu Sufyan radhiyallahu 'anhu. Sehingga yang pertama kali beliau sebutkan adalah inti dakwah tauhid yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ajarkan, sebelum menyebutkan perintah-perintah Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam yang lainnya semacam shalat dan menyambung persaudaraan.

Tauhid inilah yang menjadi perhatian serius Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.Dengan penuh kesabaran Rasulullah mendakwahkan tauhid dan membina para sahabatnya di atas aqidah tauhid tersebut. Dakwah beliau bukanlah untuk mendapatkan kekuasaan atau untuk tujuan-tujuan rendah lainnya. Demikian pula, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga tidak menjadikan kekuasaan sebagai sarana atau alat untuk berdakwah. Padahal saat itu Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari kaum kafir Quraisy agar menghentikan dakwahnya. [4, 5]

[Bersambung]

Selesai disempurnakan di siang hari, Lab EMC Rotterdam NL, 17 Rajab 1436

Yang senantiasa membutuhkan rahmat dan ampunan Rabb-nya,

Penulis: M. Saifudin Hakim

***

Catatan kaki:

[1] HR. Ahmad no. 16066. Syaikh Syu'aib Arnauth dalam ta'liq beliau terhadap Musnad Imam Ahmad(3/492) menyatakan bahwa status hadits ini adalahshahih li ghairihi.

[2] HR. Muslim no. 1967, hadits di atas adalah potongan dari hadits yang panjang.

[3] HR. Bukhari no. 7, hadits ini adalah potongan dari hadits yang panjang.

[4] Diringkas dari Manhajul Anbiya' fi Ad-Da'wati Ilallah,hal. 72-77.

[5] Disarikan dari buku penulis, "Saudaraku … Mengapa Engkau Enggan Mengenal Allah?" (Pustaka Al-Fajr, Yogyakarta, tahun 2010).

Artikel Muslim.Or.Id

Apakah Tetap Ikuti Imam yang Shalat Tarawih 23 Raka'at?

Apakah Tetap Ikuti Imam yang Shalat Tarawih 23 Raka'at?

Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz rahimahullah –mufti Kerajaan Saudi Arabia di masa silam- pernah ditanya, "Jika seseorang shalat di bulan Ramadhan bersama orang yang melaksanakan shalat 23 raka'at dan ia mencukupkan diri dengan 11 raka'at, artinya tidak merampungkan shalat malam bersama imam hingga selesai. Apakah yang dilakukannya seperti itu sesuai dengan sunnah?"

Syaikh rahimahullah menjawab, "Yang sesuai sunnah adalah mengerjakan shalat hingga imam selesai walau ketika itu imam mengerjakan hingga 23 raka'at. Karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya siapa saja yang shalat (fardhu yaitu Isya' dan Shubuh, pen.) bersama imam hingga imam itu selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh)." Dalam lafazh lain disebutkan, "Dicatatkan baginya pahala shalat malam yang tersisa."

Oleh karena itu, afdhalnya bagi makmum tetap mengikuti shalat imam hingga imam itu selesai, baik imam shalatnya 11 atau 13 atau 23 raka'at. Jadi lebih afdhal jika mengikuti imam hingga imam itu selesai." (Majmu' Fatawa Ibnu Baz, 11: 325. Dinukil dari Fatawa Al-Islam Sual wa Jawab no. 153247).

Catatan: Shalat tarawih 23 raka'at yang dibahas adalah shalat yang tidak ngebut, tidak cepat-cepat, tetap masih ada thuma'ninah (tenang). Jika shalatnya ngebut.

Silakan baca: Shalat Tarawih 23 Raka'at dengan Ngebut (http://rumaysho.com/shalat/shalat-tarawih-23-raka-at-dengan-ngebut-3488.html).

Silakan baca selengkapnya:

http://m.rumaysho.com/shalat/ikutilah-imam-shalat-tarawih-23-rakaat-hingga-selesai-11191.html

---

Follow Twitter @RumayshoCom, web konsultasi Rumaysho.Com, instagram RumayshoCom

Silakan SHARE.

Minggu, 07 Juni 2015

✅ RAJA DAN 4 ISTRINYA🐠✅

✅ RAJA DAN 4 ISTRINYA🐠✅
(RENUNGAN)

Seorang raja memiliki 4 orang istri. Sang raja sangat mencintai istri yg ke 4, cinta yang tergila-gila. Bahkan dia terus berupaya mendapatkan redhanya.
Adapun istri yg ketiga, juga sangat dicintainya. Tapi dia merasa sang istri ini berpotensi meninggalkannya dan menikah dengan lelaki lain.

Adapun istri yg kedua, adalah tumpuannya selama ini dalam susah dan duka. Dialah yg selalu memperhatikan suaminya dan berada disampingnya dikala sempit.

Adapun istri pertama, sering diabaikannya, tidak dirawatnya dan tidak ditunaikan hak-haknya. Padahal dialah istri yang paling mencintainya, dan berperan maksimal dalam menjaga kerajaannya.

Suatu hari sang raja jatuh sakit dan merasa ajalnya sudah dekat. Dia merenung dan berkata kepada dirinya: Aku punya 4 istri. Aku tidak mau sendirian masuk kedalam kubur.

Maka dia tanya istri yg ke 4: Engkaulah istri yg paling aku cintai dari semua istri-istriku. Dan aku penuhi semua keinginan dan permintaanmu. Sekarang, maukah kamu menemani aku di kubur dan menghiburku? Istri ke 4 menjawab: Mustahil aku lakuan itu. Ia pun berlalu meninggalkan suaminya dan tidak peduli.

Dipanggilnyalah istri ke 3: "Aku mencintaimu sepenuh hidupku. Maukah kamu menemaniku di kuburku? "Istri ke 3 menjawab: "O pastilah aku tidak mau. Kehidupan sepeninggalmu terlalu indah. Aku akan kawin dengan lelaki lain...."

Lalu dia panggil istri ke 2: Aku dulu selalu bersandar kepadamu dikala susah. Dan engkau selalu berkorban untukku. Maukah kamu menemaniku di kuburku? Istri ke 2 menjawab: "Maafkan daku, aku tak bisa menemanimu. Tapi akau akan antarkanmu sampai ke liang kuburmu.."

Raja sangat sedih sekali, karena semua istrinya telah durhaka kepadanya...Tiba-tiba ada suara dari kejauhan, berkata:"Aku akan menemanimu di kuburmu... aku kan selalu bersamamu kemanapun kau pergi...! "Sang raja menengok ke arah suara, rupanya istrinya yang pertama, kondisinya sangat kurus, lemah dan sakit, karena telah disia-siakannya. Maka sang raja pun menyesal atas buruknya perhatiannya kepada sang istri pertama. Suami berkata: "Seharusnya aku lebih memperhatikanmu ketimbang yang lain. Kalau waktu bisa kembali, niscaya engkaulah yang paling aku perhatikan dari seluruh istriku.

Sebenarnya wahai saudaraku tercinta, semua kita punya 4 istri.

▶ Yang ke 4 itu adalah jasad kita. Betapapun kita memperhatikannya memperturutkan syahawatnya, ia akan segera meninggalkan kita begitu mati.

▶ Yang ke 3 adalah harta dan aset kita. Ketika kita mati ia akan pergi berpindah tangan ke pada pemilik yang lain.

▶ Yang ke 2 adalah keluarga dan teman-teman, betapapun pengorbanannya kepada kita selama hidup, maka saat mati takkan lebih pengorbanannya dari mengantarkan ke kuburan.

▶ Yang pertama adalah amal shalih. Kita terlanjur sibuk dan lalai dari memberinya makan dan perhatian, demi memenuhi syahawat, harta, dan teman-teman kita. Padahal amalan kitalah satu-satunya yang akan bersama kita dalam kubur. Kira-kira, seandainya amalanmu hari ini tampil dihadapanmu dalam bentuk manusia, bagaimanakah kira-kira bentuknya? Kurus, lemah dan terlantar? Ataukah kuat, atletis dan terurus? Marilah, mumpung masih ada waktu, bersegeralah beramal untuk bekal di akhirat..

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita diatas..

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶
.

# Suka diingatkan#

# Suka diingatkan#
Ust. Badrusalam LC

Ibnu qudamah rahimahullah berkata..

Kaum salaf terdahulu..
Merasa senang bila ada yang. mengingatkan kesalahan mereka..

Sedangkan kita di zaman ini..
Yang paling kita benci adalah orang yang mengingatkan kesalahan kita..
Ini adalah tanda lemahnya iman..
(Mukhtashar Minhajul Qashidin hal.  147)..

Itulah fenomena zaman..
Kritikan yang membangun dianggap mencari cari kesalahan..
Bahkan dianggap pemecah belah..
Seakan orang bebas melakukan apa yang ia pandang baik..
Padahal kebaikan adalah yang. dipandang oleh syariat..

Seorang yang ikhlas..
Lebih mementingkan kebenaran dari. harga diri..
  Karena kebenaran adalah barang cariannya..

Seorang yang berjiwa taslim..
Segera rujuk dari kesalahannya..
Ia menerima kritikan dengan jiwa yang l apang..
Dadanya tidak merasa panas menerimanya..
Bahkan medo'akan orang yang. mengingatkan kesalahannya..
Semoga Allah merahmati orang yang mengingatkan kesalahanku..

Namun itu berat..
Kecuali untuk yang berjiwa besar..

ZOMBIE

ZOMBIE
apa yang terlintas di benak kita ketika melihat tulisan di atas ???
salah satu makhluk ...
berlumuran darah...
jalan sambil gesrek gesrek kaki...
gigitin manusia...
siapa yang tergigit... maka dia akan menjadi ZOMBIE selanjutnya...
mungkin ini yang terlintas di setiap individu dari kita ...
akan tetapi ...
tahukah anda bahwa ZOMBIE merupakan salah satu nama dari pemimpin islam...sang pemberani... yang menghidupkan dan membuat islam bersemi di negara brazil????
beliaulah sang ZOMBIE sang pemberani ....
ketika pasukan salibis telah mengira bahwa mereka telah menggundul habis pohon pohon islam di daerah brazil ...
muncullah sang pemberani ZOMBIE bersama beberapa muslimin pemberani lainnya untuk menanam kembali pohon pohon keislaman tersebut...
beliau mendakwahi para pemimpin pemimpin kaum di segala penjuru brazil untuk menghidupkan islam kembali ...
sehingga pada akhirnya...
Pada th 1643 masehi beliau mengumumkan berdirinya negara islam di brazil sehingga para tentara tentara salibis yang telah menganggap islam telah tiada menjadi gelagapan dengan datangnya tentara tentara pemberani islam di sana ...
masihkah kita umat islam mau mengira bahwa ZOMBIE adalah makhluk menakutkan????
Game zombie
ini merupakan produk produk orang kafir yang ingin menjadikan umat islam lupa akan pemimpin dan para pemberaninya terdahulu...
sehingga perlahan lahan mereka kembali menggunduli pohon pohon keislaman yang telah tumbuh subur di dunia ini ...
sumber : (مائة من عظماء أمة اﻹسلام غيروا مجرى التاريخ)
Abu Zubair Bamajbur
=================
15 sya'ban 1436

Senin, 01 Juni 2015

malam nisfu syaban Berilmu-lah dulu, sebelum berkata-kata, dan beramal!

"malam nisfu syaban"

Berilmu-lah dulu, sebelum berkata-kata, dan beramal!

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

.:: 5 artikel di rumaysho.com konsultasisyariah.com yang membahas seputar malam nishfu sya'ban ::.

1. http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2637-beberapa-hadits-lemah-dhoif-dan-palsu-maudhu-di-bulan-syaban-.html.

» Artikel ini membahas beberapa hadits dhoif dan maudhu di bulan sya'ban.

2. http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2635-kekeliruan-di-malam-nishfu-syaban.html.

» Artikel ini membahas amalan keliru di malam nishfu sya'ban.

3. http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/3125-meninjau-ritual-malam-nishfu-syaban.html.

» Artikel ini meninjau lebih jauh tentang pendalilan sebagian ulama mengenai keutamaan malam nishfu sya'ban dan bantahannya.

4. http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/3487-amalan-keliru-di-bulan-syaban.html.

» Artikel ini menjelaskan amalan keliru dan dianjurkan di bulan Sya'ban.

5. http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/3485-kritik-hadits-malam-nishfu-syaban.html.

» Artikel ini meneliti hadits yang membicarakan malam nishfu sya'ban lebih jauh.

http://www.konsultasisyariah.com/malam-nisfu-syaban-catatan-amal-ditutup/

Silakan disebar pada kaum muslimin lainnya.
Jangan lupa, dibaca dengan seksama, dan dengan kelapangan hati mencari ridha الله تعالى ...

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

dari group wa cahaya sunnah

Sekolah tarbiyatul quran balikpapan

ONE DAY ONE HADIST (ODOH 245 )MERENGGANKAN KEDUA TANGAN KETIKA SUJUD‫

ONE DAY ONE HADIST  (ODOH 245 )MERENGGANKAN KEDUA TANGAN KETIKA SUJUD‫‫

عَنْ عَبْدِ الله بنِ مَالِكٍ‪ "‬ابن بُحَينةَ‪"‬ رضيَ الله عَنْة أنَ النَّبيَّ صلى الله عليه وسلم كانَ إِذَا صَلى فرج بَيْنَ يَدَيهِ حَتَّى يَبْدُوَ‪[1]‬بَيَاضُ إبْطَيْهِ‪.‬‬‬

Dari Abdullah bin malik ( ibnu Buhainah ) dia berkata "Sesungguhnya Nabi merengangkan kedua tangannya sehingga tampak putih ketiaknya ( dari belakang ) ketika shalat ( sujud ). ( Mutafaqun alaihi )

Makna dan Faedah hadist :

1.     Shalat Rasulullah adalah shalat yang penuh kecintaan dan semangat beliau memberikan hak kepada setiap anggota badannya untuk beribadah karena itu apabila sujud beliau merengangkan kedua tangannya   dari lambung hingga nampak putih bersih ketiak beliau

2.     Hadist ini menunjukkan sunnahnya sujud dengan posisi seperti diatas, yaitu menjauhkan kedua lengan dari lambung dan hal ini khusus ketika sujud. Sebagimana disebutkan dalam hadist riwayat muslim dari bara' dan beliau memarfu'knnnya : " apabiila sujud letakkanlah kedua telapak tanganmu (kelantai) dan angkatlah  kedua siku-sikumu." Hadist tsb dalam bab ini adalah mutlaq sedangkan hadisy=t abdullah bin malik lebih khusus lagi , maka yang khusus didahulukan dari yang mutlaq dan merengangkan kedua tangan khusus dilakukan ketika sujud.

3.     Dalam hadist ini terdapat hikmah yang banyak dan faedah yang mulia, diantaranya menampakkan semangat dan kecintaan beliau dalam shalat.‫

‫و الله أعلم بالصواب‬

Dinukil dr : Kitab Taisirul 'Alam syarah 'Umdatul Ahkam, Karya Abdullah Shalih Alu Bassam, Kitab As Sholat, Bab Sifat Shalat Nabi , hadist no : 89‫  Jilid 1, hal:151- 152Cet. Maktabah Ar Rossyid Riyadh – KSA

‫‫سُلَيْمَان اَبُوْ شَيْخَه‬
287302DE / 2837AECC  

‫‫أَسْعَدَ اللّهُ اَيَّامَكُمْ‬
Semoga Allah menjadikan hari-hari kalian penuh kebahagian

Sekolah tarbiyatul quran balikpapan
Jl ars muhammad no 2 rt 29 klandasan ulu Balikpapan kota 60117 Kalimantan Timur